Monday, 14 December 2015

Butuh Inovasi,Terobosan,dan Ide-ide Baru Untuk Permasalahan Pendidikan Di Indonesia

Selamat datang pengunjung semuanya,,
Berbicara masalah pendidikan di Indonesia menurut Anies Baswedan lebih senang menyebut berbagai kendala pendidikan di Indonesia sebagai 'masalah', bukan sebagai 'fakta' Kalau masalah, berarti hal yang harus dipecahkan, namun jika kita menyebutnya fakta maka itu tidak bisa diubah," berikut penjelasan lebih lanjut dari kemdikbud terhadap pendidikan yang ada di Indonesia,,
Indonesia sebagai sebuah negara dengan jumlah penduduk yang besar dan wilayah yang luas memiliki tantangan yang luar biasa di berbagai sektor, termasuk pendidikan. Untuk menyelesaikan persoalan-persoalan pendidikan di Indonesia diperlukan berbagai terobosan dan inovasi. "Masalah pendidikan di Indonesia tidak hanya bersumber pada persoalan pendidikan itu sendiri, namun banyak di antaranya karena persoalan infrastruktur," kata Mendikbud Anies Baswedan ketika membuka acara 'International Examinations Seminar on Curriculum, Assessment and Pedogogy' di Jakarta, Sabtu (12/12/2015). Oleh karena itu diperlukan terobosan di berbagai bidang dan ide-ide baru untuk mengatasi persoalan yang ada di negeri yang besar ini.
Kesenjangan infrastruktur antar wilayah di Indonesia masih tinggi. "Kita tidak bisa bilang: Maaf Pak, kita tidak bisa mengirim guru ke tempat Bapak karena masalah transportasi," tambah Anies. Mendikbud juga menceritakan bahwa tidak semua pulau di Indonesia memiliki toko buku. "Saya pernah di Pulau Bacan mengajak guru-guru di sana untuk sesekali mengantar anak-anak ke toko buku, mereka hanya tersenyum, ternyata tidak ada toko buku di pulau itu," kata Anies sambil tersenyum.
Indonesia dengan lebih dari 17.000 pulau, 34 provinsi, dan 57 juta siswa menyimpan tantangan yang luar biasa besar di berbagai sektor. "Jumlah siswa Indonesia itu 10 kali lipat jumlah penduduk Singapura, dua kali penduduk Malaysia, itu baru siswa, jadi tantangannya luar biasa besar," kata mantan Rektor Universitas Paramadina tersebut. Bahkan untuk sekedar menyediakan akses pendidikan pun merupakan tantangan besar dibandingkan negara-negara tetangga.
Anies Baswedan lebih senang menyebut berbagai kendala pendidikan di Indonesia sebagai 'masalah', bukan sebagai 'fakta'. "Kalau masalah, berarti hal yang harus dipecahkan, namun jika kita menyebutnya fakta maka itu tidak bisa diubah," ujar Anies menambahkan.
Inovasi, terobosan, dan ide-ide baru untuk memecahkan masalah besar yang ada di Indonesia dapat dirumuskan dengan berbagai kajian dan riset. "Menghadirkan pakar-pakar dari luar negeri sangat penting, bukan untuk kita copy-paste, namun untuk kita sesuaikan dengan kondisi di Indonesia," tambah Anies. Mendikbud berharap berbagai kegiatan kajian dan riset terus dikembangkan oleh berbagai pemangku kepentingan pendidikan untuk menghasilkan banyak inovasi dan terobosan yang bermanfaat bagi negeri ini. (sumber: kemdikbud.go.id)