Sunday, 9 August 2015

Pramuka Harus Lebih Diperhatikan Lagi Oleh Pemerintah

Pramuka menurut Adhyaksa Dault, merupakan awal dari dirinya bisa menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2004-2009).
Adhyaksa memaparkan bahwa para pemuda yang merupakan calon pemimpin masa depan, harus ingat pada yang namanya proses. Satu proses yang menurutnya harus diperhatikan adalah Pramuka.
"Sering kita mengatakan, 'pemuda hari ini pemimpin masa depan, pemuda hari ini pemimpin yang akan datang', tapi lupa pada kesehari-harian yang disebut dengan proses," ujar Ketua Kwartir Nasional, Adhyaksa Dault di TMP Kalibata, Minggu (9/8/2015).
Ia mengakui, dirinya bisa menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga semua berawal dari pramuka. Maka dari itu, Adhyaksa memperingatkan agar pramuka lebih diperhatikan lagi oleh pemerintah.
"Saya bisa menjadi Menpora, saya bisa jadi ketua umum KNPI, saya bisa jadi Ketua Kwarnas, itu semua karena pramuka. Saya dulu pertama kali masuk siaga, penggalang, semua dasarnya pramuka. Kalau pramuka tidak diperhatikan, mau wadah mana lagi yang menjunjung merah putih dari Sabang sampai Merauke?," lanjutnya.
Para anggota pramuka merayakan Hari Pramuka ke-54 di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Mereka memilih tempat itu, karena ingin mengenang jasa pahlawan yang telah berjuang untuk membangun Indonesia.
Di sela-sela memberi pengetahuan tentang sejarah para pahlawan ke para anggota pramuka yang kebanyakan masih berusia muda,Adhyaksa Dault sempat menyinggung revolusi mental yang merupakan jargon utama Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membangun Indonesia.
"Kalau bapak Presiden Jokowi berbicara soal revolusi mental, kita semua (pramuka) mendukung. Tapi, revolusi mental yang paling efektif itu lewat apa?," ujar Adhyaksa yang mengenakan seragam pramuka di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (9/8/2015


Sumber  Berita  : http://www.tribunnews.com/nasional/2015/08/09/pramuka-harus-lebih-diperhatikan