Sunday, 16 August 2015

Mendikbud: Tugas Pelajar Adalah Membuat Sejarah

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengimbau para pelajar se-Indonesia untuk mencontoh para perintis kemerdekaan yang menggunakan keterdidikannya untuk mendorong kemajuan bangsa. Mereka memiliki kesempatan yang sama untuk menorehkan sejarah di Republik ini.
Usai menimba ilmu, para pelajar akan menjadi guru, sastrawan, budayawan, sastrawan, pengusaha, gubernur, menteri, presiden, atau peran lain yang hari ini belum terbayangkan dan bahkan belum ada. “Semuanya itu dimulai dari kerja keras di hari-hari ini, dari bangku kelas ini, dan dari kerja tuntas di sekolah ini,” kata Anies dalam Pidato Memperingati Hari Ulang Tahun ke-70 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2015. (lihat Pidato Mendikbud)
Pelajar, tambah Anies, seharusnya menengok perjuangan gemilang menuju kemerdekaan 1945 dan perjalanan Republik selama 70 tahun ini. Mereka dapat mengambil hikmah dari sejarah dan tugas berikutnya yaitu membuat sejarah. “Kalian adalah pemilik masa depan, jangan menunggu tapi tempalah kepribadianmu, kembangkan prestasimu, jalin persahabatan dengan teman-temanmu, hormatilah orangtua dan gurumu, jadikan mereka suluh hidupmu,” ujarnya.
Saat para pelajar merayakan 70 tahun Indonesia merdeka tahun ini, maka pada saat Indonesia merayakan 100 tahun kemerdekaan, mereka akan memimpin dan mengelola perjalanan bangsa ini. “Bergegaslah, bersiaplah dari sekarang. Bawalah Indonesia kita ini ke puncak-puncak kecemerlangan baru,” tegasnya.
Anies berharap, Pidato sambutan Mendikbud memperingati HUT RI ke-70 dibacakan oleh seluruh kepala sekolah semua jenjang pendidikan saat upacara bendera pada Senin, 17 Agustus 2015.

Sumber : http://dikdas.kemdikbud.go.id/index.php/mendikbud-tugas-pelajar-adalah-membuat-sejarah/