Sunday, 2 August 2015

Memfasilitasi Pelayanan Angkutan Udara Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbud dan PT. Garuda Indonesia Jalin Kerjasama

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerja sama dengan PT. Garuda Indonesia meluncurkan program Balas Jasa dan Budi Guru. Peluncuran tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan dengan Direktur Utama PT. Garuda Indonesia M. Arif Wibowo, serta penandatanganan perjanjian kerja sama antara Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Sumarna Surapranata dengan Direktur Niaga PT. Garuda Indonesia Handayani.

Penandatangan nota kesepahaman dan kerja sama tersebut dilaksanakan di kantor Kemendikbud, Jakarta, Jumat (31/07/2015). “Jalin kerja sama ini sebagai wujud kerendahan hati yang dijalankan menjadi sebuah kenyataan. Kami ini (Kemendikbud dan PT. Garuda Indonesia) menjadi salah satu contoh bagaimana kita bisa membangun pendidikan sebagai gerakan, khususnya dalam memuliakan guru,” demikian disampaikan Mendikbud dalam sambutannya.

Nota kesepahaman ini dilakukan sebagai wujud penghargaan bagi guru berupa perlakuan khusus yang diberikan dalam melakukan perjalanan dengan menggunakan fasilitas transportasi udara. Terdapat empat muatan yang terkandung dalam nota kesepahaman tersebut, yaitu potongan harga dan kelebihan bagasi bagi guru dan tenaga kependidikan, penyediaan gerai laporan penumpang (Check in) khusus untuk guru dan tenaga kependidikan, pemberian atau pengakuan mileage dari para donator yang akan disumbangkan kepada para guru, dan panggilan khusus dan diutamakan saat memasuki pesawat. 

Pada kesempatan ini, Mendikbud mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengumpulkan dan mendonasikan Garuda Miles dengan target hingga mencapai satu miliar miles. “Hal tersebut dilakukan sebagai upaya memuliakan guru dengan menerbangkan para guru secara gratis ke seluruh tujuan,” jelasnya.

Mendikbud mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PT. Garuda Indonesia atas segala upaya yang dilakukan sebagai wujud memuliakan guru. Jalinan kerja sama ini, kata Mendikbud, sebagai awalan yang sangat baik, dan nanti dampaknya akan luar biasa dengan menularkan kepada berbagai sektor sebagai gerakan memuliakan guru.

“Apa yang dikerjakan Garuda ini sangat luar biasa. Ini membuat menjadi sejarah, dan saya percaya Garuda menjadi perusahaan penerbangan pertama yang memberikan perlakuan spesial bagi para guru. Semoga hal ini bisa menular ke sektor yang lainnya,” tutur Mendikbud.

Direktur Utama PT. Garuda Indonesia M. Arif Wibowo, mengapresiasi gagasan Mendikbud yang menginspirasi. Gagasan ini, kata Arif, dapat menjadi inspirasi dalam menggerakan hati setiap orang melalui slogan balas budi guru. Ditambahkan oleh Direktur Niaga PT. Garuda Indonesia Handayani, seluruh masyarakat dapat turut berpartisipasi dalam gerakan balas budi dengan mendonasikan Garuda Miles.

“1 miles itu setara dengan seratus perak. Dengan donasi Garuda Miles ini, kita dapat menerbangkan guru secara gratis ke berbagai daerah,” pungkas Handayani. 



Sumber : http://kemdikbud.go.id/kemdikbud/berita/4432