Thursday, 6 August 2015

Fungsi Tabel Registrasi, Koderegistrasi, Prefil, Sikronisasi, Validasi Dapodikdas 400

Salam Satu Data,.... Kali ini Kita berlanjut tentang fungsi-fungsi menu yang penting di Dapodik G4/ dapodikdas 400, jangan abaikan dan semoga dapat dipahami..
Tabel registrasi :
1. saat pertama kali aktivasi aplikasi kita mengisikan tabel registrasi, 
2. username (email) dan password yang di daftarkan akan otomatis masuk sebagai pengguna untuk masuk ke aplikasi-aplikasi transaksi di lingkungan Ditjen Dikdasmen 
3. pastikan emailnya aktif dan dihapal karena sbagai login juga untuk masuk ke aplikasi dapo.dikdas.kemdikbud.go.id untuk mengecek profil sekolah masing-masing
Koderegistrasi dan prefill semacam anak kunci dan lobang kunci yang saling berpasangan.
Koderegistrasi: 
1. bersifat unik , rahasia dan sebagai kode aktivasi ketika membuka aplikasi pertama kali 
2. bukan nomor administratif, hanya kode aktivasi saat buka kunci aplikasi dapodik persekolahan 
3. dapat direset oleh dinas kab/kota jika diperlukan jika diketahui pihak yg tdk berkepentingan, ganti ops, dll
Prefill
1. merupakan database awal sekolah saat mengaktifkan aplikasi 
2. akan hilang dengan sendirinya saat registrasi pertama kali 
3. tidak perlu di koleksi jika diperlukan dapat mengambil kapanpun di generate prefill pusat
4. lakukan siklus sync - generate prefill ulang saat akan berganti komputer untuk melanjutakn proses pendataan,
Sinkronisasi
1. merupakan moda/alat transportasi yang menghantarkan data dari sekolah ke pusat 
2. juga merupakan upaya back up database yang sudah diinputkan oleh sekolah shg tidak ada upaya lain untuk memback up database lokal 
3. disarankan setiap mengupdate data diaplikasi lakukan sinkronisasi, ini langkah aman, agar menjamin data yang sudah diinputkan ter"backup" 
4. masih ada data invalid tidak mencegah sinkronisasi

Validasi 
1. validasi front end (aplikasi) dilihat dari unsur kelengkapan, kewajaran dan kemutakhiran data 
2. invalid = 0 merupakan keharusan namun dapat dilakukan secara bertahap dan tidak mencegah proses sync