Thursday, 23 July 2015

22 Agustus mendatang akan ada launching program kuliah gratis

PALEMBANG - Pada 22 Agustus mendatang, program kuliah gratis di-launching Pemprov Sumsel. Peluncuran program teranyar Pemprov Sumsel di bidang pendidikan itu sempat tertunda sebelumnya.
“Sudah dipastikan, tidak ada kendala lagi,” kata Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, kemarin. Peluncuran program ini bertempat di Palembang Sport and Convention Center (PSCC).
Selama ini, launching mundur karena waktunya belum tepat. Setelah launching nanti, secara otomatis program kuliah gratis diberlakukan di Sumsel.
“Kami ingin masyarakat Sumsel tidak hanya mendapat sekolah gratis, tapi juga pendidikan hingga perguruan tinggi secara gratis,” ungkap Alex.
Ada sejumlah syarat untuk mendapatkan kesempatan kuliah gratis. Selain dari kalangan tidak mampu, calon mahasiswa juga harus berprestasi.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumsel, Drs Widodo MPd mengungkap, pembiayaan program ini dari APBD Sumsel. “Untuk satu semester, diperlukan 30 miliar hingga 50 miliar rupiah,” katanya.
Tiap tahun, ada sekitar 2.000 mahasiswa yang akan dibiayai. Untuk launching nanti, akan dihadiri Direktur Simolek, Direktur, dan Rektor Nanjing University, serta Rektor Unsri yang mewakili para rektor se-Indonesia.
Rektor Nanjing University hadir karena nantinya ada 20 calon mahasiswa dari Sumsel yang akan dikuliahkan di sana. “Akan ada MoU juga saat launching,” jelasnya.
Ke-20 orang itu akan mendalami ilmu teknik tentang pembangunan monorel. Untuk program ini, Pemprov bekerja sama dengan perguruan tinggi di Sumsel.
Saat ini prioritasnya universitas yang punya jurusan sesuai kebutuhan Sumsel. Yang paling dicari yakni jurusan teknik. Baik teknik konstruksi, pangan, perikanan, dan sebagainya. “Selain itu, guru dan tenaga kesehatan,” beber  Widodo.
Tidak menutupkan ada mahasiswa yang dikuliahkan gratis ke universitas di luar Sumsel. Tentu saja sesuai jurusan yang diperlukan

sumber : jpnn.com