Unordered List

Thursday, 18 January 2018

09:23:00

PANDUAN KONFIRMASI DATA UNTUK PENGISIAN DATA DI APLIKASI EMIS PAI

Selamat datang,,
Pada Aplikasi Emis Guru PAI ini ada 2 tahap konfirmasi sebelum melakukan pengisian data 
yang pertama tahap aktivasi email dan yang kedua tahap konfirmasi data
Data pada Aplikasi Emis PAI belum bisa di isi keseluruhan sebelum melakukan tahap Konfimasi data dan ntuk dapat menggunakan Aplikasi Pengguna harus daftar pada aplikasi EMIS-SDM, dan akun yang didaftarkan sudah diaktivasi.
Setelah dilakukan Aktivasi langkah selanjutnya yang dilakukan adalah Tahap Konfirmasi Data, artinya tahap kedua ini belum bisa mengisi data dan masih menkonfirmasi data anda
1. Pastikan Login terlebih dahulu pada Aplikasi Emis PAI klik disini, Masukan Email dan Password waktu mendaftar, untuk cara mendaftar Emis PAI dan Panduannnya klik disini
2. Jika Aplikasi Sudah di buka klik Sekolah Induk di menu bagian kiri, sampai menampilkan informasi sekolah induk anda
jika belum, klik pencarian sekolah induk berdasarkan NPSN sekolah dan klik cari NPSN


Tunggu sampai informasi sekolah induk sudah di tampilkan, jika sudah benar klik simpan seperti gambar di bawah ini


3. Langkah berikutnya klik Konfirmasi, informasi akan menampilkan perbedaan data antara data lama dengan data baru yang akan di konfimasi dan cek kebenarannya, jika data lama salah dan data baru benar klik konfirmasi atau hubungi admin kemenag kab/kota
Cek kembali data anda, jika sudah yakin, scroll ke bawah sampai menemukan tombol konfimasi
Jika sudah di konfirmasi, informasi pada aplikasi akan menampilkan seperti gambar di bawah ini
jika sudah bernar seprti gambar di atas, maka hubungi admin Aplikasi Emis PAI Kab/kota masing-masing untuk di dilakukan konfirmasi di tingkat Kab/Kota, sehingga jika sudah aktif lakukan login kembali data Guru Aplikasi Emis PAI Kemenag sudah dapat di isi.
Dan tanda konfirmasi sudah selesai dilakukan ketika login ulang pada Aplikasi EMIS PENDIS PAI, menu yang di tampilkan adalah Pengisian Data seperti Gambar di bawah ini 
Demikian Panduannya semoga dapat memambantu

Tuesday, 16 January 2018

15:18:00

Cara Cek Hasil Pretest PPG tahun 2018

selamat datang,,
Hasil Hasil Pretest PPG tahun 2018 sudah dapat dilihat dan di cek Lulus/ Tidak Lulus nya.
Bagi Guru yang lulus pretest PPG Tahun 2018 selanjutnya melengkapi Persyaratan Peserta PPG Dalam Jabatan tahun 2018 dengan mengirimkan  ke dinas pendidikan provinsi/ kabupaten/ kota untuk dilakukan verifikasi dan validasi sesuai dengan Persyaratan sebagai berikut :
Untuk guru TK/SD/SMP berkas dikirimkan ke dinas pendidikan kabupaten/ kota dan guru SLB/SMA/SMK berkas dikirimkan ke dinas pendidikan provinsi, paling lambat diterima dinas pendidikan pada tanggal 2 Februari 2018.
Berikut Cara Cek Hasil Pretest PPG tahun 2018 :
1. Klik Tautan disini
2. Masukan Nomor NUPTK/ Nomor Peserta UKG
3. Klik tombol pencarian dan tunggu sampai informasi Hasil Pretest PPG tahun 2018 ditampilkan dan nanti akan ada pemberitahuan LULUS dan TIDAK LULUS


Demikian Informasi yang dapat kami sampaikan terima kasih.
15:04:00

Persyaratan Peserta PPG Dalam Jabatan tahun 2018

Selamat datang,,
Bagi Guru yang lulus pretest PPG Tahun 2018 selanjutnya melengkapi Persyaratan Peserta PPG Dalam Jabatan tahun 2018 dengan mengirimkan  ke dinas pendidikan provinsi/ kabupaten/ kota untuk dilakukan verifikasi dan validasi sesuai dengan Persyaratan sebagai berikut :
Untuk guru TK/SD/SMP berkas dikirimkan ke dinas pendidikan kabupaten/ kota dan guru SLB/SMA/SMK berkas dikirimkan ke dinas pendidikan provinsi, paling lambat diterima dinas pendidikan pada tanggal 2 Februari 2018.

A. Persyaratan peserta
1. Guru di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang belum memiliki sertifikat pendidik.
2. Terdaftar pada Data Pokok Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
3. Memiliki NUPTK.
4. Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) dari perguruan tinggi yang memiliki program studi yang terakreditasi.
5. Berkualifikasi akademik Sarjana/Diploma Empat yang sesuai dengan program studi pada PPG yang akan diikuti.
6. Masih aktif mengajar dibuktikan dengan memiliki SK pembagian tugas mengajar dari kepala sekolah 2 (dua) tahun terakhir.
7. Berusia setinggi-tingginya 58 tahun dihitung sampai dengan tanggal 31 Desember tahun 2017.
8. Memenuhi nilai minimal pretest PPG yang ditetapkan oleh Kementerian Riset, Teknoogi, dan Pendidikan Tinggi.
9. Sehat jasmani dan rohani.
10. Bebas Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya (Napza).
11. Berkelakuan baik

B. Persyaratan administrasi
1. Fotokopi ijazah pendidikan terakhir yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang mengeluarkan ijazah, kopertis, dinas pendidikan kabupaten/kota/provinsi, atau notaris.
2. Fotokopi SK Pengangkatan Pertama dan SK Pengangkatan 2 (dua) tahun terakhir, khusus bagi GTY yaitu SK pengangkatan dari yayasan yang sama. SK tersebut dilegalisasi oleh:
a. Guru PNS dilegalisasi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota/Provinsi;
b. PNS yang ditugaskan sebagai Guru oleh Pemerintah Daerah atau yang diberi kewenangan dilegalisasi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota/Provinsi;
c. Guru GTY dilegalisasi oleh Ketua Yayasan;
d. Guru bukan PNS di sekolah negeri yang memiliki SK dari Pemerintah Daerah atau yang diberi kewenangan dilegalisasi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota/Provinsi;
3. Fotokopi SK mengajar (SK pembagian tugas mengajar) 2 (dua) tahun terakhir.
4. Surat ijin dari Kepala Sekolah atau Ketua Yayasan untuk menjadi peserta PPG tahun 2018.
5. Pakta Integritas dari calon peserta bahwa berkas/dokumen yang diserahkan dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya, seperti pada format di bawah ini.
6. Surat penyetaraan dari Kemenristek Dikti bagi peserta yang memiliki ijazah S1 dari luar negeri.
7. Surat keterangan sehat dari dokter pemerintah.
8. Surat keterangan bebas Napza dari BNN atau yang berwenang.
9. Surat keterangan berkelakuan baik dari kepolisian.
C. Format Pakta Integritas Calon Peserta PPG Dalam Jabatan Tahun 2018

Monday, 15 January 2018

21:43:00

Penjelasan Aplikasi Daftar Hadir Guru dan Tenaga Kependidikan

Penjelasan Aplikasi Daftar Hadir Guru dan Tenaga Kependidikan
Sistem informasi data kehadiran guru dan tenaga kependidikan merupakan aplikasi pencatatan kehadiran secara online untuk guru dan tenaga kependidikan lainnya di sekolah negeri dan sekolah swasta seluruh Indonesia. Proses pencatatan data kehadiran dilakukan oleh sekolah yang terhubung dengan internet secara langsung. Proses pencatatan kehadiran untuk versi awal dapat dilakukan secara harian dan bisa juga dilakukan mingguan atau bulanan.

Untuk dapat mencatatkan kekadiran guru kedalam sistem, ada dua user yang dapat digunakan sebagai akses kedalam sistem :
1. Login dengan userid kepala sekolah
2. Login dengan userid operator dapodik
Kedua userid tersebut terupdate datanya secara langsung dari data
dapodik (baik Dapodikdasmen maupun Dapodikpaud.)

Perubahan userid dan password dilakukan melalui aplikasi dapodik disekolah masing-masing. Perubahan userid dan password yang dilakukan di aplikasi dapodik akan terakomodir di Sistem Data Hadir Guru dan Tenaga Kependidikan setelah dilakukan syncron. Data pengguna akan terupdate di sistem DHGTK setelah 2 (dua) hari berhasil syncron.

Dalam Aplikasi DHGTK terdapat tiga menu utama yaitu (1). Beranda; (2). Kehadiran; (3). Keluar Aplikasi. Seprti gambar dibawah ini :
1. Beranda
Pada menu beranda terdapat sub menu yaitu :
a. Profil sekolah (1)
b. Data Pengguna (2)
c. Visual Siklus Pekerjaan sebelum dan sesduah terbit SKTP (3)
2. Kehadiran
Pada menu Kehadiran terdapat sub menu meliputi :
a. Data Sekolah (1)
b. Data Guru Dan tenaga Kependidikan (GTK) (2) 

c. Tampilan informasi Kehadiran (3) 
Dibawah Menu “Data sekolah” disajikan (1) Profil Sekolah dan (2)
Kalender Sekolah, seperti gambar dibawah ini :

1. Keluar Aplikasi
Menu ini digunakan jika pengerjaan atau mengisi kehadiran GTK telah selesai, sehingga untuk keluar dari aplikasi maka tinggal klik tombol “Keluar dari Aplikasi”

Peran dan Tangggung Jawab Aplikasi Daftar Hadir Guru dan Tenaga Kependidikan
1. Kepala Sekolah
Kepala sekolah merupakan manajer di satuan pendidikan yang dipimpinnya, maka terkait dengan adanya Daftar Hadir Guru dan Tenaga Kependidikan (DHGTK) yang dikeluarkan oleh Dirgen GTK, maka kepala sekolah seharusnya segera untuk:
- Mengalokasikan pembiayaan (dana BOS) untuk pelaksanaan DHGTK karena dilaksanakan secara full online
- Menunjuk atau menugaskan petugas khusus untuk melakukan pengerjaan absen online ini baik dari Operator sekolah maupun dari GTK yang ada di satuan pendidikan dengan disertai surat penugasan dari kepala sekolah.
-  Segera melakukan sosialisasi kepada para GTK di lingkunagn satuan pendidikannya terkait dengan adanya absen online (DHGTK) yang berkaitan langsung dengan pemberi tunjangan profesi.
- Setiap bulan atau pertriwulan kepala sekolah mencetak SPJTM untuk mengunci kehadiran GTK
- Melaksanakan pengisian DHGTK dengan sebenar-benarnya dengan menjungjung tinggi kejujuran dalam mengisi kehadiran GTK
- Memantau dan mengevaluasi petugas absen online (DHGTK) setiap hari

2. Petugas Absen (Operator/Petugas Khusus)
Peran dan tanggung jawab dari petugas absen adalah sebagai berikut :
-  Segera melaksanakan tugas yang diberikan kepala sekolah sesuai dengan surat tugas yang diberikan
-  Mengisi daftar hadir GTK setiap hari dengan asas Kejujuran dan tanggung jawab
- Melakukan komunikasi dan koordinasi dengan kepala sekolah dan GTK terkait proses pelaksanaan pengisin DHGTK
- Memberikan laporan kepada kepala sekolah terkait dengan proses pelaksanaan dan pengisisn DHGTK

Browser yang digunakan
Browser internet modern meliputi :  Mozilla Firefox,  Google Chrome,  Opera, Comodo, UC Browser.  Akan tetapi dalam penggunaan DHGTK lebih dianjurkan untuk menggunakan Google Chrome.

Sunday, 14 January 2018

09:31:00

Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018

Selmat datang,,
Setelah melalui serangkaian proses pembahasan yang dikoordinasikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Pemerintah menerbitkan Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor  707 Tahun 2017, Nomor  256 Tahun 2017, Nomor:01/Skb/Menpan-Rb/09/2017 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018.
Keputusan Bersama itu ditandatangani oleh Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur.
Dalam keputusan bersama itu ditetapkan, jumlah Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2018 sebanyak 21 hari, dengan rincian Hari Libur Nasional sebanyak 16 hari, dan cuti bersama sebanyak 5 hari untuk Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah dan Hari Raya Natal. 
Dilansir dari http://setkab.go.id ini Rincian Hari Libur Nasional 2018 :
  • Senin, 1 Januari, Tahun Baru 2018 Masehi;
  • Jum’at, 16 Februari, Tahun Baru Imlek 2569 Kongzili;
  • Sabtu, 17 Maret, Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940;
  • Jum’at, 30 Maret, Wafat Isa Al Masih;
  • Sabtu, 14 April, Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW;
  • Selasa, 1 Mei, Hari Buruh Internasional;
  • Kamis, 10 Mei, Kenaikan Isa Al Masih;
  • Selasa, 29 Mei, Hari Raya Waisak 2562;
  • Jum’at, 1 Juni, Hari Lahir Pancasila;
  • Jum’at – Sabtu, 15-16 Juni, Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah;
  • Jum’at, 17 Agustus, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia;
  • Rabu, 22 Agustus, Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriyah;
  • Selasa, 11 September, Tahun Baru Islam 1440 Hijriyah;
  • Selasa, 20 November, Maulid Nabi Muhammad SAW;
  • Selasa, 25 Desember, Hari Raya Natal;
Rincian Cuti Bersama 2018 :
  • Rabu, Kamis, Senin dan Selasa, 13,14,18 dan 19 Juni, Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah;
  • Senin, 24 Desember, Hari Raya Natal.
Penerbitan Keputusan Bersama tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018 adalah dalam rangka efisiensi dan efektivitas hari kerja serta memberi pedoman bagi instansi pemerintah dan swasta dalam melaksanakan hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2018
Download Penetapan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018 disini